UA-27700589-1

Headline »

Saya Bisa Berhenti Total Merokok Secara Mudah, Murah, dan dengan Antusiasme Tinggi

June 1, 2010 – 8:32 am | 7 Comments | 7,469 views

Kemarin tanggal 31 Mei ternyata merupakan Hari Anti Tembakau Sedunia. Ini mengingatkan saya sendiri dengan ‘nasib’ dan pengalaman saya sendiri sebagai mantan perokok yang ingin saya bagi/sharing dengan mereka yang masih merokok tapi sudah punya keinginan untuk ‘quit smoking’. Banyak tulisan-tulisan tentang bahaya merokok atau rincian kandungan bahan berbahaya yang ada di dalam asap rokok.Empat tahunan yang lalu saya sangat sebal membaca tulisan-tulisan sejenis ini. Sebal karena saya anggap cerita ini berlebihan, tapi juga sebal karena saya tidak mampu keluar dari kelompok ‘ahli hisap’ ini. atau ada juga yang memplesetkannya sebagai dewan ‘suro’ alias ‘suka rokok’ ini…………

Read the full story »
INDONESIA

Zamrud di khatulistiwa yang dianugerahi Allah potensi alam dan sumberdaya manusia berlimpah, posisi geografis yang strategis, kekayaan budaya dan…..permasalahan yang multi kompleks

DAERAH

NKRI yang terdiri dari Pemerintahan Provinsi serta Pemerintahan Kabupaten dan Kota yang memiliki otonomi yang luas, dengan kebhinekaan budaya yang unik dan bernilai tinggi.

RANAH MINANG

Negeri dengan adat dan budaya yang unik, kehidupan beragama yang kuat, tatanan kehidupan masyarakat yang demokratis dan egaliter, alam yang indah, serta penduduk dengan pola hidup merantau yang dinamis.

KEHIDUPAN

Aktivitas keseharian anggota masyarakat dalam bidang pekerjaan, pendidikan, hiburan, rekreasi, ekspresi diri dalam berkesenian, dll. , yang mencerminkan kondisi kehidupan rakyat Indonesia.

MATUR

Desa kecil yang terletak di tengah Bukit Barisan di Ranah Minang pada ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut, memiliki udara sangat bersih dan alam yang asri.

RANAH MINANG, SEJARAH »

Bagian 8 >Jalan KA Maut Muaro-Pekanbaru yang Sia-sia dan Dilupakan : Telah Terbit Edisi Terbaru Buku Henk Hovinga

April 5, 2011 – 11:31 pm | 4,023 views

.

Anda tentunya masih ingat seri cerita yang dimuat ‘kadaikopi’ dalam 7 bagian : Jalan KA Maut Muaro-Pekanbaru  yang Sia-sia dan Dilupakan, yang mengungkapkan tragedi kemanusiaan yang terjadi di rimba Sumatera pada zaman pendudukan Jepang  dalam  Perang Dunia II yang silam.

Bahan penyusunan kisah maut tersebut diambil dari sejumlah sumber di dunia maya internet, yang disusun guna menggugah perhatian pemerintah NKRI dan pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, dan Provinsi Banten yang sampai saat ini seakan menutup mata atas tragedi kemanusiaan yang menelan korban puluhan ribu Romusha dan tawanan perang Sekutu.

Pada bagian akhir Bagian 5 dari seri tulisan tersebut, dicantumkan  sejumlah sumber penulisan, antara lain tulisan Life & Death on the Death Railway Through the Jungle of Sumatra yang ditulis oleh George Duffy.

Pada bagian akhir artikel George Duffy tersebut dicantumkan pula bahwa :….photos and sketches are from the book by Henk Hovinga: “Eindstation Pakan Baroe 1943-1945 – Dodenspoorweg door het oerwoud”

Pada waktu seri tulisan tentang KA Maut itu disusun, sumber dari website atau situs Henk Hovinga tidak dapat ditemukan. Tapi ternyata sumber sebagian tulisan tentang tragedi ini yang beredar di internet berasal dari buku Henk Hovinga ini, baik yang berupa uraian, sketsa, ataupun foto-foto. Tanpa disadari sebagian illustrasi foto, sketsa, dan peta yang dimuat dalam seri tulisan ‘kadaikopi’ diatas berasal dari buku Henk Hovinga tersebut. Kami telah meminta maaf pada Henk Hovinga atas keteledoran tidak memuat buku beliau tersebut sebagai salah satu sumber dari seri tulisan itu.

Ternyata edisi terbaru buku ini dalam bahasa Inggris telah diterbitkan oleh KITLV dengan nama The Sumatra Railroad: Final destination Pakan Baroe 1943-1945” (5th rev. ed & 1st English ed.); Leiden: KITLV Press, 2010.

Ulasan tentang buku ini dapat dibaca pada majalah Tempo, English edition, 9 November 2010.

Bagi yang berminat, buku ini bisa diperoleh di KITLV-Jakarta, Jalan Prapanca Raya 95A, Jakarta 12150 (email: jkt@kitlv.nl). Harganya Rp. 401.350; diskon 40% untuk anggota KITLV: Rp. 240.810.

Buku ini layak untuk melengkapi perpustakaan pribadi anda, sebagai salah satu buku yang mengungkapkan secara detail salah satu tragedi kemanusiaan akibat peperangan yang pernah terjadi di Indonesia. [eb]

Ingin membaca ulasan Majalah Tempo ? Klik di sini : Sumatra Railroad. Resensi Majalah Tempo

===========================================================================

“Jalan KA maut Muaro-Pekanbaru yang Sia-sia dan Dilupakan” terdiri dari 8 bagian sebagai berikut  (masing-masing bisa langsung di klik) :

Bagian 1 > Misteri Lok Uap di Jalan Sail, Pakanbaru

Bagian 2 > Bridge on the River Kwai, Kita Juga Punya

Bagian 3 > Jalur Strategis & Kerja Paksa

Bagian 4 > Kekejaman Perang & Penindasan di Rimba Sumatera

Bagian 5 > To Forgive But Not To Forget

Bagian 6 > Death Railway Ketiga : Saketi – Bayah

Bagian 7 > Death Railway : Komentar

Bagian 8 > Telah Terbit Edisi Terbaru Buku Henk Hovinga

===================================================================

Menyusur Tepian Toba & Wisata Kuliner di Sumut

August 31, 2009 – 10:41 pm | 8,432 views

Pada masa Orde Baru, Sumut adalah salah satu daerah yang cukup sering saya kunjungi dalam kaitannya dengan pekerjaan, survey, pengukuran, perencanaan, dan pengawasan pekerjaan jalan raya. Sejumlah pelosok telah pernah saya kunjungi, baik dengan berjalan kaki menembus hutan dan perkebunan dalam rangka pekerjaan pengukuran, ataupun dengan kendaraan ‘4-wheel drive’ dalam survey peningkatan jalan melintasi daerah-daerah yang pada masa itu masih tergolong terisolir……..

Palanta RantauNet : "Ota Lapau" di Cyberspace

August 29, 2009 – 3:18 pm | One Comment | 4,817 views

Anda urang awak ? Senang berselancar di dunia maya ? Kalau jawabannya ‘ya’, kemungkinan besar anda telah mengenal ‘RantauNet’ lebih dulu dari saya.
Saya baru sejak bulan Januari 2009 yang lalu secara rutin mengikuti ‘ota’ alias ‘kongkow-kongkow’, alias ‘ngobrol’, atau bahasa kerennya ‘diskusi’ di Rantau Net, mailing list urang awak yang eksis sejak tahun 1993.
Sebagai warga Minang…….

Menyeberangkan Beruk di Sungai Musi

July 26, 2009 – 7:08 pm | One Comment | 9,924 views

Wong kito Plembang’ adalah salah satu suku di negeri ini yang merupakan bagian dari kebinekaan Indonesia yang punya rasa humor yang tinggi.
Orang Jawa suka ‘guyonan’, orang Sunda suka ‘heurey’, orang Minang suka ‘bagarah’, orang Palembang sangat suka ‘ucak-ucak’ dalam ngobrol harian. Semuanya merefleksikan rasa humor yang tinggi dari beragam suku ini (dan tentunya juga terdapat dalam berbagai suku lainnya), dan bagian dari kehidupan harian yang mampu ……

Tour de Singkarak : Akan Berlangsung Sesuai Rencana

April 20, 2009 – 3:10 pm | 3 Comments | 5,142 views

Sudah dapat dipastikan bahwa event olahraga balap sepeda Internasional yang diberi nama Tour de Singkarak akan jadi diselenggarakan di ranah Minang pada tanggal 29 April-3 Mei 2009 yang akan datang. Rencana penyelenggaraan acara yang terkait dengan promosi pariwisata Sumbar ini telah dimuat di ‘kadaikopi’ tanggal 21 Januari 2009 yang lalu (Balap Sepeda Tour of Singkarak : Terobosan Cerdas).
Event yang digagas oleh Bpk Sapta Nirwandar (Dirjen Pemasaran Depbudpar) dan……

Matur Dihantam Howitzer & Dibumi-hanguskan pada Agresi II Belanda

April 1, 2009 – 9:40 am | 4 Comments | 9,812 views

Peristiwa 18 Desember 1948 sangat mengejutkan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang berada dalam kota Bukittinggi sebagai pusat pemerintahan di Sumatera. Pada malam hari pada tanggal 18 Desember 1948 hari terang bulan, udara sejuk dipelukan Merapi…….

September 1948 Bung Karno Pernah Berkunjung dan Pidato di Matur

April 1, 2009 – 9:39 am | 2 Comments | 11,026 views

Rakyat Matur bukan hanya cinta kepada pemimpin yang ada dipusat saja, tapi ajaran agama yang memuliakan Tuhan dan Rasul serta kedua orang tua dan guru mereka tertanam sejak lama. Oleh sebab itu tiap fatwa atau petunjuk dari guru-guru atau pemimpin pasti mereka terima tanpa ragu-ragu. Oleh sebab itu bagaimanapun meluapnya semangat jihad untukmenjaga kehormatan negara dan…….

Zahir Ali Persembahkan Poin di A1 GP Afsel

February 24, 2009 – 3:15 pm | 2,947 views

Setelah paceklik poin begitu lama, tim A1 Indonesia akhirnya mampu mendulang angka. Pendatang baru Zahir Ali mempersembahkan poin penting itu dalam feature race seri kelima kejuaraan balap mobil formula A1GP di Gauteng, Afrika Selatan……

Ada Menhir di Matur……?

February 22, 2009 – 10:43 am | 5 Comments | 8,407 views

Menhir berasal dari bahasa Perancis : Men = batu, hir = panjang. Pada umumnya (tidak selalu) menhir yang merupakan peninggalan manusia yang hidup pada zaman batu (megalitik) memang berbentuk panjang dan berada dalam posisi berdiri tegak, dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Menhir ditemukan hampir……